Penyerangan Sadis Gereja St. Lidwina Sleman, Yogyakarta
1.
JAKARTA,
UBM News.com - Telah terjadi penyerangan di Gereja St Lidwina,Sleman, Yogyakarta. Terjadi pada
hari Minggu 11 Februari 2018. Menurut keterangan
saksi setempat penyerangan terjadi pada pukul 07.35 WIB, bertepatan saat para jemaat sedang
melaksanakan ibadah misa.
2.
JAKARTA,
UBM News.com - Terjadi penyerangan sadis di Gereja St Lidwina Bedog, di
Jalan Jambon Trihanggo No. 3, Gamping. Penyerangan
ini terjadi pada hari Minggu 11 Februari 2018. Menurut keterangan saksi selaku
jemaat gereja, penyerangan terjadi saat jemaat sedang melakukan ibadah misa,
tiba-tiba diserang oleh seorang pemuda yang membawa senjata pedang. Saat ini polisi belum bisa memberi keterangan
identitas lengkap pelaku dan belum diketahui motif pelaku dibalik penyerangan
yang ia lakukan di Gereja St Lidwina pada saat misa berlangsung.
3.
JAKARTA,
UBM News.com - Pada hari minggu (11/02/2018), terjadi penyerangan sadis di Gereja
St Lidwina Bedog, di Jalan Jambon Trihanggo No. 3, Gamping. Penyerangan tiba-tiba ini dilakukan oleh
seorang pemuda yang membawa senjata saat
ibadah misa sedang berlangsung. Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku
penyerangaan ini merupakan warga asal Banyuwangi bernama Suliono. Dia sempat
dilumpuhkan oleh polisi dengan tembakan. Suliono semula dirawat di RS Akademik
UGM, tapi kemudian dipindah ke RS Bhayangkara Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sukatno selaku kepala gereja dan juga korban selamat
atas penyerangan sadis ini , menjelaskan kronologi kejadian penyerangan sadis
ini.
" Kronologinya, saya waktu itu sedang di Altar,
saya bantu Romo untuk meletakkan Injil, lalu saya turun dari Altar, begitu saya
jengkeng [berlutut] itu di belakang sudah gemuruh, sudah ada orang yang berdarah-darah,”
kata Sukatno. Setelah itu, Sukatno
melanjutkan, Suliono maju ke depan para jemaat sambil membawa pedang sepanjang
sekitar satu meter. “Kejadian sekitar pukul 07.35, cepat sekali, itu baru
selesai perarakan. Pelakunya laki-laki usia sekitar 35-an,” kata dia. Serangan
Suliono juga menyasar Romo Prier. Romo Prier terluka pada bagian kepala
sebelah kiri, di belakang telinga.
4.
JAKARTA,
UBM News.com - Pada hari minggu (11/02/2018), terjadi penyerangan sadis di Gereja
St Lidwina Bedog, di Jalan Jambon Trihanggo No. 3, Gamping. Penyerangan tiba-tiba ini dilakukan oleh
seorang pemuda yang membawa senjata saat
ibadah misa sedang berlangsung. Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku
penyerangaan ini merupakan warga asal Banyuwangi bernama Suliono. Dia sempat
dilumpuhkan oleh polisi dengan tembakan. Suliono semula dirawat di RS Akademik
UGM, tapi kemudian dipindah ke RS Bhayangkara Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sukatno selaku kepala gereja dan juga korban selamat
atas penyerangan sadis ini , menjelaskan kronologi kejadian penyerangan sadis
ini.
" Kronologinya, saya waktu itu sedang di Altar, saya
bantu Romo untuk meletakkan Injil, lalu saya turun dari Altar, begitu saya
jengkeng [berlutut] itu di belakang sudah gemuruh, sudah ada orang yang berdarah-darah,”
kata Sukatno. Setelah itu, Sukatno
melanjutkan, Suliono maju ke depan para jemaat sambil membawa pedang sepanjang
sekitar satu meter. “Kejadian sekitar pukul 07.35, cepat sekali, itu baru
selesai perarakan. Pelakunya laki-laki usia sekitar 35-an,” kata dia. Serangan
Suliono juga menyasar Romo Prier. Romo Prier terluka pada bagian kepala
sebelah kiri, di belakang telinga. Sejumlah saksi mata melihat Suliono masuk
melalui pintu barat gereja dan menyerang seorang jemaat gereja bernama
Martinus Parmadi Subiantoro. Selanjutnya pelaku masuk ke gedung utama
gereja sambil mengayun-ayunkan pedang.
Di tengah kekacauan akibat ulah Suliono, pihak gereja kemudian menelepon polisi. Sekitar 10 menit kemudian, sejumlah polisi datang.
Di tengah kekacauan akibat ulah Suliono, pihak gereja kemudian menelepon polisi. Sekitar 10 menit kemudian, sejumlah polisi datang.
Komentar
Posting Komentar